Sintanauli

We

logo sintanauli.jpg

 

 

 

 

Background

Pada tahun 1998 ;

Diawali,…………………….. pertemuan orang pinggiran dipondok sawah, dibawah pohon bambu dan dikedai tuak, dibicarakan diskusi berita lokal dan global. Demikian mudahnya mengambil kesimpulan dalam hal membicarakan hal global, tetapi demikian sukarnya mengambil kesimpulan untuk hal lokal walaupun masalah yang terkecil,………… ………………demikianlah seterusnya dan, diakhiri,…………….Lisoi,lisoi inum ma tuak mi.

minum-tuak.gif

Pada tahun 2000 :

Diskusi topik lokal, tentang kesejahteraan (pertanian dan kesehatan) mereka, semua selalu ada masalah.

  • Yang namanya bantuan ataupun bimbingan dari keluarga ataupun lingkungan,…. …………Dongan na pogos.

  • Yang namanya bantuan atau bimbingan dari otoritas,…….Tunggu dulu selalu ada kesenjangan antara teori dan fakta.

Lirik lagu Taradigadingdangdong (Ula dainang ma gadong, asa denggan hangoluanmu) yang dinyanyikan sewaktu minum tuak, menjadikan inspirasi dan membangkitkan kesadaran bahwa pemecahan berbagai masalah yang dihadapi adalah harus melalui membangun kapasitas diri sendiri.

Dengan berpengharapan yang indah (bahasa Batak=sintanauli), komunitas masyarakat ini, membangun kelembagaan yang dinamai LSM-Sintanauli.

  • Pada tahun 2000, didirikan dengan akta notaries Masta Damanik.SH.
  • Pada tahun 2003, diperbaharui dengan akta notaries Henry Sinaga SH.
  • Pada tahun 2006, diperbaharui dengan akta notaries Henry Sinaga.SH. (dipersiapkan untuk menjadi berbadan hukum yayasan)

Vision  and Mission :

Sintanauli (pengharapan indah) ; Achieved the independent civil society.

 Strategic :

For realizing strong civil society and critical to oppressed policies, and able in self-reliance is needed consistency and intensive assistance.

1 Komentar

1 response so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar